Tesla kini memperluas opsi pembiayaan untuk konsumen di Tiongkok dengan menawarkan rencana jangka panjang yang menarik. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi dampak dari pajak pembelian yang baru diterapkan, sehingga lebih banyak orang bisa memiliki kendaraan listrik yang efisien.
Program pembiayaan ini bertujuan untuk menjaga minat konsumen terhadap produk Tesla di pasar yang semakin kompetitif. Dengan penawaran bunga rendah, Tesla berharap bisa menarik lebih banyak pembeli, terutama untuk model yang diproduksi secara lokal.
Pembiayaan Jangka Panjang untuk Kendaraan Tesla di Tiongkok
Tesla telah mengumumkan skema pembiayaan jangka panjang yang sangat menarik bagi pelanggan di Tiongkok. Pelanggan yang membeli Model 3, Model Y, atau Model YL hingga Januari 2026 dapat menikmati pembiayaan dengan bunga yang sangat rendah hingga tujuh tahun.
Strategi ini merupakan salah satu langkah terobosan, mengingat Tesla ingin menyasar segmen pasar yang lebih luas. Dengan skema ini, calon konsumen bisa menghemat sejumlah besar uang selama masa pembayaran.
Berbeda dengan suku bunga tahunan standar yang biasanya mencapai 2,5 persen, program terbaru ini menawarkan tingkat bunga tahunan yang bisa ditekan hingga 0,5 persen. Hal ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan dalam jangka waktu lama.
Dengan program ini, perkiraan penghematan mencapai RMB 33.479 atau sekitar Rp80,1 juta. Sejumlah besar ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para calon pembeli.
Detail Skema Pembiayaan Model 3 dan Model Y
Pembeli yang tertarik dengan Model 3 atau Model Y lima penumpang hanya perlu menyiapkan uang muka sebesar RMB 79.900. Cicilan bulanan dimulai dari RMB 1.918 atau sekitar Rp4,6 juta untuk Model 3.
Sementara untuk Model Y, cicilan bulanan akan menjadi RMB 2.263, yang setara dengan Rp5,4 juta. Angka cicilan ini cukup terjangkau, terutama mengingat fitur dan efisiensi yang ditawarkan oleh kendaraan listrik ini.
Bagi mereka yang memilih Model YL enam penumpang, uang muka minimum yang diperlukan adalah RMB 99.900, atau setara Rp239,3 juta. Cicilan untuk model ini dimulai dari RMB 2.947, yang kira-kira berharga Rp7,05 juta per bulan.
Keberadaan skema ini membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Ini menjadi salah satu cara agar Tesla dapat meningkatkan angka penjualan di pasar otomotif yang semakin padat.
Tesla Menyongsong Persaingan Kendaraan Listrik yang Semakin Ketat
Persaingan di pasar kendaraan listrik di Tiongkok semakin ketat, dengan banyak produsen lain juga memasuki arena ini. Dalam situasi tersebut, langkah Tesla menawarkan skema pembiayaan yang agresif menunjukkan betapa seriusnya mereka bermain di pasar ini.
Selain itu, Tesla masih menawarkan insentif bunga 0 persen selama lima tahun untuk seluruh model produksi lokal. Ini menciptakan lebih banyak opsi bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan listrik tanpa harus khawatir akan beban bunga yang tinggi.
Pelanggan kini memiliki berbagai pilihan untuk menyusun anggaran mereka dengan lebih baik. Hal ini memudahkan konsumen untuk mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan utama dalam transportasi sehari-hari mereka.
Dengan semua program ini, Tesla bertekad untuk terus berinovasi dan menarik perhatian pasar yang semakin berkembang. Ini juga menunjukkan adaptasi dan fleksibilitas Tesla menghadapi kebijakan dan tren yang berubah di industri otomotif.
