Genre Anime yang Jarang Terdengar, Dogeza Hentai Termasuk?

Tidak bisa dipungkiri bahwa anime merupakan bentuk pop culture yang digemari oleh banyak orang. Tidak
hanya datang dari orang Jepang saja, melainkan juga di dunia, termasuk di Indonesia. Tentunya ni bukan
karena tanpa alasan. Anime merupakan jenis entertainment yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Dengan
lamanya industri ini berjalan, setiap tahun selalu memberikan warna dan tren terbaru. Genre pun
berkembang, hingga yang tidak umum seperti Dogeza Hentai.

Anime juga menyajikan cerita yang menarik dan menyentuh, serta memberikan pelajaran yang dapat
diterapkan dalam kehidupan nyata. Beberapa anime juga memiliki karakter yang relatable dan dapat
diidentifikasi oleh penonton. Hal ini membuat anime menjadi lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga
menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang.

Selain itu, anime juga memiliki pasar yang cukup besar, dengan jumlah penonton yang terus meningkat
setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa anime merupakan bentuk hiburan yang tidak hanya digemari
oleh orang Jepang, tetapi juga di seluruh dunia.

Seiring berkembangnya industri ini, jenis anime pun semakin beragam. Oleh karena itu, di artikel ini kita
akan membahas tentang beberapa genre anime yang mungkin jarang terdengar di kalangan umum.
Apakah barangkali ada yang kalian ketahui? Ikuti terus artikel di bawah ini!

Dogeza Hentai
Dogeza Hentai

Perkembangan Anime

Perkembangan anime sebagai bentuk hiburan telah mengalami banyak perubahan selama beberapa
dekade terakhir. Pada awalnya, anime hanya dikenal di Jepang dan beberapa negara Asia lainnya. Namun,
seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, anime mulai dikenal di seluruh dunia.

Pada tahun 1980-an, anime mulai dipertontonkan di televisi di Amerika Utara dan Eropa. Pada saat itu,
anime yang ditayangkan di televisi pada umumnya adalah anime yang diterjemahkan ke dalam bahasa
Inggris dan disesuaikan dengan audiens Amerika. Namun, pada tahun 2000-an, anime mulai ditayangkan
dalam versi aslinya dan disertai dengan subtitle. Hal ini meningkatkan popularitas anime di kalangan
penonton yang lebih luas dan membuat anime menjadi lebih diterima di seluruh dunia.

Selain itu, anime juga mengalami perkembangan dalam hal genre dan tema. Pada awalnya, anime hanya
dikenal dengan genre fantasi dan aksi, tetapi sekarang sudah ada berbagai genre seperti drama, komedi,
romansa, dogeza hentai, dan lain-lain. Beberapa anime juga mengambil tema yang lebih serius seperti
sosial, politik, atau permasalahan kemanusiaan.

Perkembangan teknologi juga mempengaruhi perkembangan anime. Saat ini, anime dapat ditonton
melalui berbagai platform streaming seperti Netflix, Crunchyroll, Nekopoi, dan lainnya. Hal ini membuat
anime dapat diakses oleh lebih banyak penonton dan dapat ditonton di mana saja dan kapan saja.
Dalam keseluruhan, perkembangan anime sebagai bentuk hiburan telah mengalami banyak perubahan
yang membuat anime menjadi lebih diterima di seluruh dunia dan menyajikan berbagai genre dan tema
yang menarik.

Dogeza Hentai
Dogeza Hentai

Genre Anime yang Jarang Terdengar

Sebelumnya, kita telah bahas bagaimana perkembangan anime seiring berkembangnya zaman. Mulai dari
penggunaan subtitle, platform untuk menonton, atau bahkan perkembangan genre-nya. Sekarang mari
kita bahas mengenai beberapa genre anime yang tidak umum didengar di telinga public. Bahkan mungkin
untuk wibu atau pecinta anime itu sendiri. Langsung aja, yuk ikuti terus artikel ini!

Disclaimer sebelumnya! Beberapa genre yang akan disebutkan setelah ini biasanya memiliki plot cerita
atau konsep yang mungkin tidak umum di masyarakat. Oleh karena itu, persiapkan diri kalian.

a. Moe

Mungkin dari kalian sering mendengar kata kawaii di sebuah anime. Ungkapan ini dikeluarkan ketika
melihat sesuatu yang imut dan lucu. Ini lah yang disebut dengan Moe. Genre anime ini adalah yang
memiliki ciri menampilkan karakter yang sangat imut dan menggemaskan.
Moe adalah istilah dalam budaya otaku yang digunakan untuk menjelaskan perasaan suka atau simpati
terhadap karakter fiksi, biasanya dalam anime atau manga. Karakter yang memiliki “moe” sering dianggap
sebagai imut, lucu, dan menggemaskan, dan dapat membuat penonton merasa ingin melindungi atau
merawat mereka.

Dogeza Hentai
Dogeza Hentai

b. Yuri

Yuri adalah genre anime yang menampilkan hubungan romantis atau seksual antara dua karakter wanita.
Genre ini juga sering dikenal sebagai “shoujo-ai” atau “lesbian anime” dalam bahasa Inggris. Beberapa
contoh anime yang termasuk dalam genre ini adalah “Kannazuki no Miko” dan “Aoi Hana”.

c. Yaoi

Hampir sama seperti yuri, namun yaoi adalah untuk hubungan laki-laki. Yaoi adalah genre anime yang
menampilkan hubungan romantis atau seksual antara karakter laki-laki. Ini sering dikenal sebagai
“shounen-ai” atau “gay anime” dalam bahasa Inggris. Beberapa contoh anime yang termasuk dalam genre
ini adalah “Gravitation” dan “Loveless”.

d. Iyashikei

Iyashikei adalah sebuah genre anime yang dikenal dengan konten yang menenangkan dan memberikan
rasa damai. Istilah ini diterjemahkan dari bahasa Jepang sebagai “healing anime” atau “anime yang
menyembuhkan”.
Anime dalam genre ini sering menampilkan tema-tema seperti alam, kehidupan pedesaan, atau keluarga,
dan mengutamakan kualitas visual yang indah dan musik yang menenangkan. Karakter-karakter yang
muncul dalam anime ini juga cenderung memiliki sifat yang baik dan menyenangkan, dan membuat
penonton merasa rileks dan tenang.

e. Josei

Josei adalah genre anime yang ditujukan untuk perempuan dewasa. Ini sering menampilkan tema-tema
seperti hubungan romantis, karir, dan masalah pribadi yang dihadapi oleh perempuan dewasa. Karakterkarakter dalam anime josei cenderung lebih realistis dan kompleks dibandingkan dengan genre anime
lainnya. Beberapa contoh anime yang termasuk dalam genre ini adalah “Nana” dan “Aku no Hana.”

f. Seinen

Sedangkan Seinen adalah genre anime yang ditujukan untuk laki-laki dewasa. Ini sering menampilkan
tema-tema seperti aksi, scifi, dan politik. Karakter-karakter dalam anime seinen cenderung lebih matang
dan serius dibandingkan dengan genre anime lainnya. Beberapa contoh anime yang termasuk dalam
genre ini adalah “Monster,” “Death Note,” dan “Black Lagoon”.

g. Dogeza Hentai

Dogeza Hentai adalah sub-genre dari anime hentai yang menampilkan tema-tema seksual yang ekstrem
dan berbau kekerasan. Dogeza dalam konteks ini adalah posisi yang dilakukan oleh karakter wanita dalam
anime ini yang berlutut dan menundukkan kepala dalam posisi memohon atau mengejar sesuatu.
Genre dogeza hentai sangat tidak cocok untuk anak-anak. Bahkan juga orang dewasa yang tabu dan tidak
setuju dengan konsep ini. Oleh karena itu, di beberapa negara, jenis anime ini dilarang seperti di Indonesia
yang biasanya masuk pada kategori Internet Positif.

Nekopoi Care

Penutup

Itu hanya beberapa contoh, namun ada banyak genre anime yang mungkin jarang terdengar di kalangan
umum. Namun, karena anime menjadi semakin populer di seluruh dunia, mungkin saja genre-genre
tersebut akan lebih dikenal di masa depan.
Beberapa genre anime yang mungkin kurang dikenal di kalangan umum adalah seperti mecha, seinen, dan
josei. Namun, dengan popularitas anime yang terus meningkat, mungkin saja genre-genre tersebut akan
lebih diterima dan dikenal oleh audiens global di masa depan.

Spread the love
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x