Dalam dunia game yang terus berkembang, banyak judul baru yang siap untuk merebut perhatian penggemar. Di antara sekian banyak, beberapa game menjanjikan pengalaman unik dan mendalam, berpotensi untuk mencetak prestasi tinggi di ajang penghargaan bergengsi.
Pada tahun ini, beberapa judul telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta game, dengan elemen inovatif dan narasi yang menggugah. Sejumlah pengembang ternama juga mempertaruhkan reputasi mereka untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi yang siap bersaing.
Meninjau daftar game yang akan datang, tampak bahwa setiap judul memiliki daya tarik dan kekuatan tersendiri yang layak untuk diperhitungkan. Berikut adalah beberapa game yang diprediksi akan masuk dalam daftar kandidat Game of the Year.
Control Resonant: Melanjutkan Warisan yang Gemilang
Sekuel dari Control garapan Remedy Entertainment ini disebut sebagai pesaing paling kuat. Dengan pendekatan visual yang memukau serta narasi yang dalam, game ini berusaha melanjutkan kesuksesan pendahulunya yang meraih berbagai nominasi.
Control Resonant memanfaatkan pengalaman yang diperoleh dari pendahulunya, yang sukses mengantongi delapan nominasi di The Game Awards 2019. Penantian untuk sekuel ini semakin menarik perhatian setelah perilisan trailer debutnya yang memukau di The Game Awards 2025.
Melalui elemen gameplay yang inovatif, penggemar dapat berharap untuk menyelami cerita yang lebih mendalam dan kompleks. Kombinasi dari elemen aksi yang intens dan visual yang memikat menjadi daya tarik utama bagi masyarakat gamer.
Resident Evil Requiem: Mempertahankan Cita Rasa Horor
Capcom kembali menghadirkan judul terbaru dari salah satu waralaba terkuatnya, Resident Evil. Dalam beberapa tahun terakhir, game ini hampir selalu hadir dalam daftar nominasi Game of the Year, menarik perhatian penggemar dan kritikus.
Meskipun mungkin tidak memiliki peluang sebesar beberapa judul lain, Resident Evil Requiem diyakini dapat menonjolkan kualitas game yang telah menjadi karakteristik waralaba ini. Dengan elemen horor yang kental, game ini diharapkan dapat menambah keasyikan dalam pengalaman bermain.
Kehadiran elemen baru serta peningkatan dalam aspek grafis diharapkan mampu mengobati kerinduan penggemar lama. Dalam konteks kompetisi di ajang penghargaan, kehadiran game ini diprediksi tetap menjadi sorotan utama.
Marvel’s Wolverine: Menawarkan Pendekatan yang Lebih Gelap
Game Marvel’s Wolverine dari Insomniac Games menjadi salah satu proyek dengan skala produksi terbesar tahun ini. Game ini dikenal karena anggarannya yang tinggi dan nilai produksi yang luar biasa, menjadikannya pesaing kuat dalam tahun ini.
Insomniac Games telah dikenal dengan kemampuan mereka dalam menghadirkan judul-judul berkualitas yang selalu mengundang perhatian. Meskipun jarang meraih kemenangan, berbagai nominasi di The Game Awards menunjukkan reputasi mereka yang solid.
Dengan pendekatan yang lebih gelap dan karakter yang lebih brutal, game ini mampu menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan game superhero lainnya. Kualitas gameplay dan narasi yang mendalam diharapkan dapat melampaui ekspektasi penggemar.
Fire Emblem: Fortune’s Weave: Kembali dengan Cerita yang Menarik
Nintendo selalu mempunyai langkah cerdas dengan hadirnya judul-judul baru yang menarik, dan Fire Emblem: Fortune’s Weave tak terkecuali. Meskipun belum ada kepastian mengenai judul utama mereka untuk akhir tahun 2026, game ini diprediksi cukup kuat untuk menarik perhatian.
Seri Fire Emblem dikenal dengan bagaimana ia menggabungkan elemen cerita yang kaya dengan gameplay taktis yang mendalam. Meskipun mengalami perjalanan panjang, game ini telah berhasil meraih tempat di hati penggemar.
Gaya cerita ala anime dan tantangan gameplay yang disajikan semakin diterima oleh pasar arus utama. Berbagai elemen baru juga diharapkan dapat memberikan warna segar bagi penggemar lama maupun baru.
The Blood of Dawnwalker: Proyek Perdana yang Menjanjikan
Dalam konteks penghargaan, peran juri Eropa semakin signifikan, terutama dalam mendukung RPG berskala besar. The Blood of Dawnwalker, proyek debut dari Rebel Wolves, memiliki potensi untuk mengundang perhatian dan dukungan dari komunitas game.
Studio ini dihuni oleh para pengembang berpengalaman yang sebelumnya terlibat dalam proyek besar seperti The Witcher 3, memberikan harapan akan kualitas game yang tinggi. Dengan pendekatan yang kaya akan narasi, pengalaman tersebut diprediksi akan mampu mencuri perhatian para gamer.
Dengan elemen gameplay yang mendebarkan dan cerita yang mendalam, The Blood of Dawnwalker memiliki semua elemen untuk menjadi kuda hitam di ajang Game of the Year. Kombinasi pengalaman tim pengembang dan inovasi dalam cara bercerita menempatkan game ini dalam radar banyak penggemar.
