Kejuaraan otomotif Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika 2026 menjadi ajang yang sangat dinanti oleh para pecinta balap. Dalam hajat ini, tim Razaiq Motorsport berhasil meraih kemenangan spektakuler yang menunjukkan kehandalan dan persiapan yang matang dari tim dan pembalapnya.
Di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tim yang menggunakan nomor mobil 777 ini menunjukkan performa tanpa cela. Setelah melewati berbagai tantangan selama enam jam, mereka berhasil menuntaskan balapan dengan sangat baik, menunjukkan bahwa persaingan di lintasan sangat ketat.
Keberhasilan tim ini tak hanya didasarkan pada kemampuan mengemudi para pembalapnya saja. Strategi yang matang dan modifikasi kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi balap endurance menjadi faktor kunci di balik kesuksesan tersebut.
Kemampuan Tim dan Pembalap yang Mumpuni
Tim Razaiq Motorsport diperkuat oleh empat pembalap andal dari berbagai negara. Rafi Thamrin dan Junus Danuatmojo mewakili Indonesia, sedangkan Bradley Anthony dan Hayden Haikal mewakili Malaysia, menciptakan sinergi yang sangat baik.
Keberagaman ini memberikan keuntungan tersendiri dalam hal pengalaman dan teknik balap. Setiap pembalap membawa spesialisasi unik yang memperkuat tim dan menjaga konsistensi performa selama balapan.
Walaupun mendapat tekanan kuat dari tim rival, Razaiq Motorsport tetap berfokus dan tidak kehilangan konsentrasi. Hal ini sangat penting mengingat durasi balapan yang panjang dan melelahkan.
Strategi Tim yang Matang dan Efektif
Salah satu elemen penting dari kemenangan mereka adalah strategi yang dirancang oleh tim engineer. Keputusan untuk memodifikasi Honda Brio agar lebih sesuai dengan format balapan ketahanan menjadi langkah cerdas.
Timing yang tepat dalam penggantian ban dan perhatian terhadap detail komponen menjadi kunci. Hal ini membantu tim meminimalkan risiko kegagalan yang dapat terjadi selama balapan yang berkepanjangan.
Kepala Engineer tim, Wie Wie Rianto, menyatakan bahwa persiapan teknis adalah prioritas bagi mereka. Dengan begitu, mereka bisa memastikan mobil tidak hanya cepat tetapi juga tahan lama dalam menghadapi kondisi balap yang ekstrem.
Pencatatan Waktu dan Keunggulan yang Signifikan
Razaiq Motorsport menyelesaikan balapan dengan waktu total 6 jam 3 menit 13,796 detik. Mereka mencatatkan waktu tercepat di antara semua peserta, yakni 2 menit 03,618 detik per lap, yang menunjukkan performa gemilang.
Keberhasilan mereka menjadi sangat berarti dengan mengungguli pesaing terdekat, Cargloss Racing Team, yang berada satu lap di belakang. Keberhasilan ini menunjukkan adanya perbedaan lebih dari lima menit dalam waktu tempuh.
Hal ini bukan hanya menunjukkan keberhasilan individu, tetapi juga sinergi tim dan efektivitas strategi yang diterapkan sepanjang balapan. Kecepatan yang mereka tunjukkan adalah hasil dari pengujian dan penyesuaian yang dilakukan sebelum kompetisi.
