Toyota Australia telah mengumumkan rencananya untuk menghentikan penjualan model Fortuner mulai pertengahan 2026. Keputusan ini diambil setelah lebih dari sepuluh tahun SUV tujuh kursi tersebut ada di pasar Australia, menunjukkan perubahan signifikan dalam preferensi konsumen di negara tersebut.
Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia, Sean Hanley, menegaskan bahwa Fortuner telah menjadi produk yang berharga dan disukai oleh sekelompok pelanggan yang kecil tetapi sangat antusias. Namun, perkembangan dan tuntutan pasar yang berubah membuat keputusan penghentian ini menjadi langkah yang diperlukan.
Data penjualan terbaru menunjukkan bahwa Fortuner mengalami penurunan signifikan dibandingkan para pesaingnya di segmen kendaraan SUV. Dari tahun 2025, Ford Everest misalnya, terjual hingga 21.915 unit, jauh mengungguli Fortuner yang hanya mencatat 2.928 unit.
Penjelasan Mengenai Keputusan Penghentian Penjualan Fortuner
Penghentian penjualan Fortuner di Australia bukan berarti bahwa produk ini gagal. Hanley menjelaskan bahwa setiap model memiliki tujuan dan perannya masing-masing dalam portofolio produk Toyota.
Menurutnya, Fortuner telah memenuhi target yang telah ditetapkan sejak awal meskipun tidak menjadi yang terlaris. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang Toyota dalam mengembangkan lini produk mereka.
Keputusan untuk menghentikan Fortuner juga berkaitan dengan perluasan lini model lain yang lebih populer, seperti HiLux, yang semakin banyak diminati konsumen. Ford Everest dan Isuzu MU-X juga menunjukkan angka penjualan yang lebih baik, yang semakin mempengaruhi posisi Fortuner di pasar.
Perbandingan Penjualan dan Kinerja Model Lain
Dalam konteks ini, penting untuk melihat bagaimana Fortuner dibandingkan dengan rivalnya. Ford Everest, yang menjadi salah satu pesaing utama, menunjukkan performa yang jauh lebih baik dalam hal penjualan.
Isuzu MU-X juga menunjukkan angka yang mengesankan, mengukuhkan posisinya sebagai pilihan yang solid di segmen SUV. Penurunan penjualan Fortuner menandakan bahwa model ini telah kehilangan daya tarik di kalangan konsumen yang lebih memilih fitur dan inovasi terbaru yang ditawarkan oleh pesaing.
Dengan penjualannya yang hanya mencapai ribuan unit, Fortuner harus menghadapi kenyataan bahwa konsumen Australia semakin memilih kendaraan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini. Penyesuaian strategi bisnis menjadi hal yang penting bagi Toyota agar tetap relevan dan kompetitif.
Sejarah Singkat dan Fitur Utama Toyota Fortuner
Toyota Fortuner pertama kali diluncurkan di pasar Australia pada tahun 2015, dengan banderol harga awal yang cukup terjangkau di bawah A$50.000. Model ini dilengkapi dengan mesin diesel turbo 2.8 liter, yang menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Pemilik Fortuner sering mengapresiasi kendaraan ini karena daya tahannya dan kemampuan off-road yang baik, menjadikannya pilihan yang solid bagi penggemar petualangan. Meskipun demikian, fokus pada kendaraan yang lebih efisien dan modern mulai menggeser preferensi konsumen.
Fortuner dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga besar, tetapi transaksi yang lebih terbatas justru membuatnya kalah saing di pasar yang semakin dinamis. Oleh karena itu, Toyota akan terus melakukan penyesuaian strategis guna mempertahankan posisinya di pasar SUV Australia.
